Selasa, 16 Juli 2013

Stop Shark Finning

It's a little bit random ya, post pertama blog ini malah ngebahas tentang shark hunting haha. But, actually I think it's a serious problem in our lovely world. Sudah sering dengar ada restoran yang menyajikan sup sirip ikan hiu kan?
Bahkan sekarang di Indonesia pun sudah tidak susah lagi menemukan restoran yang menyajikan sup sirip ikan hiu. Bahkan pernah saat jalan-jalan di Mall aku menemukan restoran yang memajang sirip ikan hiu di rak displaynya. Sepertinya itu menandakan kalau mengkonsumsi sirip ikan hiu sudah merupakan gaya hidup di Indonesia. Walau begitu tidak terbersit sedikitpun keinginan di benakku untuk mengkonsumsi ikan hiu. Selain karena aku masih meragukan ke-halal-annya--yang ternyata setelah ditelaah memang halal, sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW “Dia [laut] itu suci airnya dan halal bangkainya.” (HR. Malik, Ashhabus Sunan, disahihkan oleh Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan lain-lain) (Ibnu Hajar Al-Asqalani, Fathul Bari, 9/169; Shahih Ibnu Hibban, no. 1423; Al-Mustadrak ‘Ala Ash-Shahihain, no. 491).--aku juga pernah membaca sebuah artikel yang menggambarkan proses perburuan hiu yang menurutku keji dan tidak hewan-i.
 Bagaimana tidak? Para nelayan itu hanya memotong sirip hiu lalu melemparkannya lagi ke laut. Padahal apa yang bisa diperbuat seekor hiu tanpa sirip? Tentu saja ia akan mati perlahan karena tidak bisa berenang dan tidak bisa mencari makanan. Membunuh secara perlahan sepertinya adalah istilah yang tepat untuk menggambarkan kekejaman para nelayan pemburu hiu itu.
Lalu mengapa Tuhan mengizinkan kita mengonsumsi hiu? Pasti ada alasannya kan? Hmm ... pada kenyataannya hiu memang memiliki banyak fungsi. Dari sumber yang aku baca, manfaat hiu di antaranya :
  • Minyak hati hiu digunakan sebagai bahan pencelupan dan industri tekkstil, pabrik pelumas, cat, kosmetik, sumber vitamin A dan produk farmasi.
  • squalane dari hati bisa dijadikan obat (bersifat medis) 
  • Darah digunakan dalam bidang medis sebagai anti koagulan
  • Kornea mata hiu dapat digunakan untuk transplantasi mata manusia
  • Tulang rawan dan sari tulang rawan hiu bermanfaat untuk pengobatan penyakit osteoporosis, kanker, dan luka bakar
  • Kulit digunakan sebagai bahan pembuatan pakaian renang.
 Berarti ya, memang hiu bermanfaat bagi manusia. Tapi itu bukan berarti manusia dapat memburu hiu seenaknya. Sebagai manusia, makhluk yang paling pintar di dunia, kita harus memanfaatkan seluruh apa yang telah alam ciptakan dengan bijak. Jangan memburu binatang dengan seenaknya, apalagi memburu bayi binatang. Dan pada prakteknya, perburuan hiu di dunia ini seringkali tidak pandang bulu. Bahkan bayi hiu pun juga dihabisi. Jadi, marilah kita manfaatkan alam secara bijak and stop shark finning karena dapat menyebabkan kepunahan dan merusak ekosistem laut.
Ingin tau lebih banyak tentang 'Stop Shark Finning' dan ingin mengajukan petisi untuk menghentikan perburuan sirip hiu? Di sini tempatnya :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar